13 Jurus Memasarkan Properti Secara Offline dan Online
Memasarkan properti bisa dilakukan secara
offline dan juga bisa secara online. Pemasaran offline tidak jauh-jauh dari
beriklan di media cetak, membuat marketing tools fisik baik berupa brosur,
pamflet, leaflet, baliho, spanduk dan lain. Intinya adalah mengkomunikasikan
produk produk kita kepada khalayak dengan media atau secara langsung.
Halnya pemasaran dengan media daring, produk dipasarkan melalui
internet, baik dipasarkan dengan melisting di portal
jual beli properti atau property marketplace sites, selain itu bisa
juga dengan membuat website khusus. Membuat website khususpun masih ada
pilihan yaitu dengan membuat di situs gratisan atau yang berbayar.
Intinya banyak sekali sumberdaya yang bisa kita manfaatkan untuk memasarkan
properti. Mari kita lihat satu-persatu….
1.
Sebar Brosur
Jurus pemasaran perumahan dengan membuat brosur seperti menjadi membaca
kitab suci bagi umat beragama, hukumnya wajib. Brosur merupakan media yang
sangat praktis untuk mengkomunikasikan tentang produk kita kepada konsumen.
Memang ada developer yang out of
the box yang tidak menggunakan brosur dalam pemasaran produknya, tapi yang
berani seperti ini tidak seberapa.
2.
Bikin Spanduk, Baliho, Billboard
Setali tiga uang dengan brosur, spanduk, baliho dan billboard juga
merupakan marketing tools yang wajib bagi developer. Terasa hambar jika
perumahan yang sedang dipasarkan tanpa dilengkapi spanduk dan kawan-kawannya.
Media promosi ini berguna lebih untuk memberikan pesan kepada masyarakat bahwa
ada perumahan yang sedang dipasarkan, karena media ini merupakan media outdoor, di tengah keramaian.
Disain spanduk dan billboard yang eye
catching akan mengena di hati para pelihatnya, dan akhirnya membuat mereka
ingin tahu tantang yang diiklankan.
3.
Bikin Umbul-Umbul
Setali tiga uang lagi dengan media-media
promosi di atas, umbul-umbul juga merupakan media promosi out door. Perbedaan dengan
spanduk, baliho dan billboard hanyalah pada
disain dan penempatan. Jika spanduk, baliho dan billboard bisa berlokasi
di mana saja, maka umbul-umbul ditempatkan di lokasi proyek. Kesan yang ingin
ditimbulkan dengan pemasangan umbul-umbul ini adalah suasana yang meriah dan
memberikan pesan bahwa proyek betul-betul ada dan sedang berjalan.
4.
Bikin Event Pameran
Pameran bisa dibuat di lokasi keramaian seperti pasar, mall atau kantor
tertentu yang sudah ditetapkan sebagai target market.
5.
Direct Selling
Merupakan penawaran langsung kepada pangsa yang dituju. Direct
selling bisa dilakukan dengan mengundang calon konsumen dengan
surat resmi bisa juga dengan mendatangi target secara langsung dan minta ijin
mempresentasikan produk kita.
Sesuai dengan arti katanya bahwa penjualan dengan direct
selling adalah penjualan secara langsung kepada target market yang
dituju. Direct selling bisa dilakukan dalam
bentuk presentasi kepada beberapa calon konsumen, penawaran one on
one atau mengirim surat penawaran atau undangan langsung.
Direct
selling dengan presentasi
Presentasi bisa dilakukan jika Anda memasarkan kepada sekumpulan orang,
seperti anggota organisasi, pagawai suatu kantor pemerintah atau swasta, jamaah
pengajian dan lain-lain.
Sebelum presentasi diadakan tentu ada langkah-langkah persiapan, seperti
mengajukan penawaran presentasi kepada pimpinan rombongan atau siapapun yang
dapat mengumpulkan massa.
Jika target pasar berupa pegawai bisa dilakukan dengan cara mengirimkan
penawaran kepada instansi tempat mereka bekerja. Biasanya bagian yang mengurus
tentang penawaran seperti ini adalah koperasi karyawan, tapi ngga mutlak juga ini urusan
Kopkar, sila hunting ke kantor yang
jadi target.
Direct
selling dengan one on one presentation
Lain halnya dengan penawaran one on
one dimana penawaran ini dilakukan secara langsung kepada orang yang
dituju. Presentasinya tidak perlu secara formal, sambil ngobrol-ngobrolpun
ok.
Misalnya perumahan yang Anda bangun tidak jauh dari pasar, maka target
pasar yang dituju adalah para pemilik toko yang ada di pasar. Jika target pasar
Anda adalah karyawan pabrik, maka bisa juga Anda lakukan penawaran langsung ke
tempat para pekerja biasa ngumpul.
Jika lokasi perumahan Anda berada di dekat kampus, maka Anda bisa melakukan
penawaran secara langsung kepada dosen-dosen atau kepada orang tua mahasiswa
yang kuliah di kampus tersebut.
Ingin tahu bagaimana mencari orang tua mahasiswa? Incar mereka pada saat
ada acara silaturrahmi antara kampus dan orang tua mahasiswa. Begitu juga jika
lokasi perumahan ada dekat rumah sakit maka penawaran langsung bisa Anda
lakukan kepada dokter-dokter atau karyawan di rumah sakit tersebut.
Direct
selling juga bisa dengan surat
Selanjutnya, penawaran juga bisa Anda lakukan dengan cara mengirimkan surat
penawaran kepada orang yang dituju.
Jika penawaran dilakukan dengan cara ini maka dalam surat penawaran
tersebut harus memuat informasi awal tentang perumahan Anda, tidak perlu detil,
cukup berupa brosur standar.
Surat penawaran sebaiknya langsung
tertuju kepada si calon konsumen dengan menulis namanya secara benar, dengan
demikian si penerima merasa dihargai dengan adanya personal
touch tersebut.
Dengan begitu penawaran Anda tidak
seperti penawaran acak atau spam. Siapapun tidak
senang menerima pesan spam tho?.
6.
Posting Saja Membabi Buta di Facebook atau Medsos Lainnya
Facebook merupakan media sosial gratisan yang diperbolehkan kita memposting
apapun dan kapanpun. Selama postingan sesuai dengan Terms
of Service (TOS)mereka ngga masalah beriklan sepanjang hari di
Facebook, tetapi dalam bentuk postingan status. Pokoknya posting terus barang
dagangan tiap hari.
Medsos lain yang cukup efektif adalah WhatsApp yang memiliki
pengguna sangat banyak di Indonesia.
Bergabunglah di grup-grup WhatsApp bisnis atau grup
apapun dan posting disitu. Selain dengan FB dan WA, beriklan dengan
memanfaatkan BlackBerry Messenger (BBM) juga memberikan
dampak yang bagus, bahkan dampaknya lebih lebih baik karena bisa pasang status
gonta-ganti tiap detik dan setiap pergantian itu akan muncul terus di feeds-nya teman BBM kita.
Jika ada yang tertarik maka teman tersebut akan menanyakan yang
distatuskan. Lebih ekstrim lagi kirim pesan broadcast kepada seluruh
kontak kita tiap hari.
Jika ada yang tidak suka dan merasa terganggu dengan pesan broadcast Anda,
paling doi hanya delete
contact Anda, selain itu tidak ada kerugian kita.
7.
Email Marketing
Mirip-mirip dengan beriklan di media sosial, beriklan dengan email adalah
menawarkan produk kita secara langsung melalui email. Tentu saja Anda harus
memiliki alamat email tujuan terlebih dahulu.
Bagaimana
caranya agar kita mendapatkan email dari calon konsumen?
Cara yang paling mudah adalah dengan cara membuat form di buku tamu, dimana
salah satu informasi yang diminta kepada calon konsumen adalah alamat emailnya.
Cara selanjutnya adalah dengan cara membuat website, kemudian di website
tersebut dibuat form pengunjung agar bersedia mengisi
alamat emailnya.
Supaya pengunjung mengisikan alamat emailnya jangan lupa berikan sesuatu
yang gratis seperti ebook yang kira-kira bermanfaat buat pembaca.
Bisa juga rangsangan akan dikirimkan newsletter secara berkala
jika mereka bersedia mengisikan alamat emailnya.
8.
Bikin Blog
Membuat blog merupakan cara efektif untuk memasarkan produk kita. Blog bisa
dibuat secara gratisan di blog platform yang menyediakan
layanan blog seperti blogdetik.com, blogspot.com, wordpress.com dan lain-lain,
bisa juga dibuat dengan Top
Level Domain (TLD)yang berbayar.
Bayarnya berupa beli domain dan sewa hosting. Blog dengan TLD ini lebih
dikenal dengan istilah self hosted. Dengan blog TLD ini,
dampaknya luar biasa karena memberikan kesan professional ketimbang
di platform gratisan yang terkesan murahan.
Ibaratnya punya toko sendiri dibandingkan dengan numpang di toko orang lain.
9.
Datangkan Traffic ke Blog
Sebagus apapun blog kita, tetapi jika tidak ada yang mengunjungi sama
saja boong. Tujuan kita buat blog adalah supaya
produk yang kita tampilkan di blog dapat dibaca oleh orang lain.
Mendatangkan traffic bisa dengan posting di Facebook,
BBM, WhatsApp atau media sosial lainnya.
Ada lagi ilmu yang namanya Search
Engine Optimization (SEO) untuk mendatangkan trafficke blog kita. Yaitu
bagaimana kita mengoptimasi blog kita supaya berteman dengan robot Google dan menempatkan
blog kita di bagian atas atau sekurangnya halaman satu Search
Engine Result Page (SERP).
Karena kecenderungan pencari di internet, mereka akan membuka
website yang berada di posisi teratas lebih dulu, jika merasa belum menemukan
yang mereka cari maka mereka mencari lagi pada website yang tampil di bawahnya,
paling banyak hanya tiga teratas yang akan dilihat.
Jika tidak menemukan apa yang mereka cari maka mereka akan mencari lagi
dengan kata kunci berbeda.
10.
Beriklan di GoogleAdwords (GA)
Jika memposting di medsos merupakan cara praktis untuk memasarkan produk
kita kepada orang yang menjadi kontak kita, maka beriklan dengan GoogleAdwordsadalah beriklan kepada
khalayak ramai berupa pengguna internet yang sesuai dengan target pasar yang
dituju.
GA adalah jenis iklan yang menerapkan metode pay-per-click
(PPC), bayar per-klik. Jadi kita akan ditagih simbah kalo ada yang
klik iklan kita. Anda harus menyiapkan anggaran khusus untuk beriklan di GA.
11.
Beriklan di Facebook Ads
Sama dengan beriklan di GA, beriklan di Facebook
Ads merupakan salah satu cara memasarkan produk kepada target yang
dituju. Pengaturan iklan di FB memungkinkan iklan kita hanya tampil pada orang
dengan kriteria tertentu, misalnya kriteria target market kita adalah orang
yang berumur 40 tahun sampai dengan 65 tahun.
Dengan demikian iklan tidak tampil kepada orang yang berusia di luar yang
dituju. Anak-anak alay yang berumur belasan tahun tidak
bisa melihat iklan kita, dengan demikian iklan terhindar dari klik yang tidak
perlu secara FB Ads juga menerapkan PPC dalam program periklanannya. Karena
anak alay mana mungkin bisa
rumah. Ya kan? Hehehehe.
12.
Beriklan di Website Jual Beli Properti
Cara ini gampang sekali karena si pemilik website sudah menyiapkan
mekanisme untuk beriklan, termasuk syarat-syarat pelayanan. Ada yang menerapkan
membership yang berbayar ada juga dengan keanggotaan gratis. Search saja di
internet, Anda akan menemukan banyak sekali website jual-beli properti.
13.
Tinggalkan Kontak Anda
Setiap Anda beriklan tinggalkan kontak Anda sehingga peminat dapat dengan
mudah menghubungi Anda.
Jika dieksplor lebih jauh tentu masih
banyak strategi lain yang bisa diaplikasikan karena pemasaran bersifat
universal. Kita boleh menggunakan cara dan tools apapun karena
pada dasarnya memasarkan adalah mengkomunikasikan produk kita kepada calon
pembeli sebanyak-banyaknya dan setarget-targetnya.
Demikian jurus-jurus pemasaran properti yang bisa dimainkan… hanya satu
kata kalau ingin sukses memasarkan properti Anda… MAINKAN!!!
Komentar
Posting Komentar